Kamis, 05 Mei 2011

Kesialan yang menyenangkan

             
“hua…………..akhirnya sampai juga di negri ginseng impian ku….
cihuy……yippie….hehehehe…..”
  Kataku dalam hati sangking girangnya karna maskapai penerbangan yang ku tumpangi telah sampai juga di Incheon sorae port yang merupakan Bandara inter terbaik yang ada di korsel

 Sekarang aku sedang berada di kawasan ibu kota korsel”seoul”.
hari yang menyenangkan di temani awan-awan yang beriringan dihembuskan oleh sepoi angin yang berliuk lembut.matahari kini mulai menuju kearah barat yang berarti waktu menunjukan sekitar pukul 15.00 waktu korsel.
    semuanya terasa damai dan menyenangkan kendaraan roda empat-roda dua  serta MRT berlalu lalang di jalur yang telah ditata amat rapih oleh pemerintahan setempat.
 membuat mata senang memandang seluruh penjuru ibu kota yang tertata rapih yang juga di selimuti oleh pepohonan rindang di setiap sudutnya

“hua….sejuknya Negara ini…”
Ucap ku tak henti-hentinya mengagumi kota seoul yang amat indah..

  “annyong ssi…!!!” [hai…]
  “Sillyehamnida ….” [permisi]
Yup… itu lah kata-kata awal ku ketika bertanya kepada penduduk setempat yang berlalu lalang di sekitar ku.dengan maksud menanyakan  letak tempat penginapan yang terdekat dari pusat kota yang sekarang menjadi tempat ku berpijak.
   beberapa orang memberitahu ku penginapan yang berada 1 km di arah selatan dari tempat ku berpijak.
  “khamsahamnida”[terimakasih]
nah yang itu kata-kata terakhir ku setelah selesai bertanya-tanya pada penduduk setempat yang kebetulan lewat.
                                                        @@@
Saat tiba di penginapan yang di maksud.
  dengan ramah aku bertanya apakah masih ada kamar yang tersisia. Tapi sayang jawaban yang ku terima tak sesuai dengan keinginan ku.karna tak ada satu pun kamar yang tersisa untuk ku.
Sedangkan di luar sana hari mulai senja matahari pun mulai terbenam waktu yang berputar cepat pun menunjukan angka 17.00 waktu korsel
  “kiyyyyyyaaaaa……gw harus kemana lagi????”
Jerit ku dalam hati menyesali akhir dari hari ini yang harus dijalani tanpa kamar penginapan yang nyaman.ingin melanjutkan langkah menuju timur yang katanya juga ada penginapan yang lumayan murah sudah terlalu jauh dari tempat ku berpijak.ditambah lagi aku kurang mengerti jika ingin naik kendaraan yang berlalu lalang .
  *apa taksi disini sama dengan di Negara ku Indonesia??
  *atau sama ketat nya dengan taksi yang ada di singapura??
“hua……mama..!!!!!
 Jerit ku sedih….

“hup….”dengan sekejap tas ku lepas dari genggaman ku.
orang yang merampas tas ku melesat amat cepat sehingga ku tak sempat melihat siapa orang itu yang aku lihat hanyalah sang pelaku telah lari sejau 7 m dari tempat ku berdiri membuat ku tak bisa berkata apapun.tiba-tiba mata ku mulai perih dan setetes demi setetes butiran air mata pun mulai berjatuhan membasahi pipi ku.
  tak tahu lagi apa yang harus ku lakukan.
mau berteriakpun tak tahu kata apa yang ingin ku teriakan di antara orang-orang asing yang ada di sekitar ku saat ini .
“hiks….hiks…hiks…. be.te kok jadi gini shi….hua….jangan-jangan kualat sama mama ni gara-gara gak nurut  ha…hiks…hiks…..aku mau pulang…….”
Rengek ku sepanjang jalan yang tak tentu tujuannya.aku hanya mengikuti jalan-jalan yang berada di himpitan antara gedung-gedung tinggi yang berhiaskan kerlap-kerlip lampu yang menawan.

 “GUBRAK”
“awu….”kata ku cepat ketika seseorang menabrakku dari arah  belakang ku
“mianhae…mian…”[maaf]
“aduh……elo tau gak shi gw ini lagi pusing pake loe tabrak lagi punya mata gak shi…????” kata ku sangking sebelnya.dan tak menghiraukan aturan bahasa yang ku gunakan lagi.
“OPPA…………..”
“cangkema….”[sebentar]
“hua…..”
    Dengan cepat orang yang menabraku itu menarik tangan ku agar aku mengikutinya hal itu membuat ku teriak tak terima tapi teriakan ku yang tersengal-sengal karna sambil larian.kalah oleh teriakan segerombolan orang yang mengejar kami berdua.
   langkah lebar dan cepat yang di ambil oleh orang yang menabrakku tadi membuat ku tak sanggup untuk menyeimbangi langkahnya sehingga aku berhenti di tengah pelarian yang amat terburu-buru itu
“OPPA…??? Segerombolan orang-orang itu mengejar orang ini.aduh mampus jangan-jangan ni orang buronan lagi. Aduh kalau gw terlibat gimana donk???kiyyya…!!!”
 Benakku bertaut memikirkan hal yang enggak-enggak lantaran orang yang menabrak ku ini di kejar-kejar oleh segerombolan orang.
“help me….!!!”teriakku menggunakan bahasa inggris lantaran tak tahu lagi harus berteriak apa.
“hup…”dengan cepat tangan lebar nan putih bersih mendekap mulutku sehingga aku hanya bisa bergumam yang tak jelas
  Langkah cepat lagi-lagi diambil oleh orang asing yang melibat kan ku dalam masalahnya dengan cepat dia merangkul dan menguasai tubuh ku sehingga dengan mudah aku dan dia  masuk di sebuah lorong yang lumayan sempit alhasil kami berhimpit-himpitan sangking pas-pasannya dengan tubuh kami berdua.
  “ampun….tuhan dia cowok yah orang yang membuat ku ikut berlari,mendekap mulutku,dan yang sekarang berdempetan dengan ku adalah seorang cowok!!!hua”
“ou….ou…ou…”kata ku tak jelas lantaran mulutku masih dibekap oleh tangannya
“syuuuuuut……..”perintahnya membuatku terdiam dan tak lagi berusaha untuk berontak karena selain susah geraknya aku juga kesusahan bernafas lantaran masih ngos-ngosan karna lari-larian yang tadi.

“trap….trap…trap…oppa…???trap…trap…”
Beberapa waktu kemudian setelah cowok asing itu berhasil membuat ku bungkam oleh desisnya. Terdengar derapan kaki segerombolan orang sembari meneriakan kata-kata oppa.
  Sekilas ku melirik kearah orang asing yang berada  amat dekat di depan mata ku.mukanya yang khawatir terlihat amat manis dan sangat menawan.
  Hal itu membuat ku teringat sama seseorang yang ku cari di negri ginseng ini…
MAX ‘chang min” ia adalah seorang cowok yang bergabung dalam sebuah boy band ternama di korsel aku kesini untuk menemuinya dan melihat aksi panggungnya secara langsung sampai-sampai larangan mama pun tak ku hirau kan.karna sangking cintanya aku pada Max dan dialah alasan satu-satunya yang membuat  ku datang ke negri ini.

“Ppallihae Naga” [cepat keluar] kata cowok itu sangat legah.
  Sedetik….dua detik….tiga detik…. Dan detik-detik yang lain pun berlalu amat cepat
hembusan angin malam korea membuat ku bergidik kedinginan.sedangkan orang asing  yang sedang berjalan di sampingku hanya diam dan memegang tangan ku erat.raut wajahnya yang amat dingin membuat ku aneh berada di dekatnya.
  “hahha…”nafas legah nan berat terdengar di telinga ku ketika kami tiba di sebuah rumah yang sangat gelab hanya cahaya lampu dari salah satu ruangan yang menerangi
“sreeek….” Cowok asing nan cakep itu pun segera menarik tangan ku  agar aku mengikutinya masuk ke dalam rumah tersebut.

“silahkan di minum…”katanya sembari menyodorkan secangkir teh hangat kepada ku.
“makasih” jawab ku sedikit kikuk karna suasana yang sepi hanya kami berdua yang berada di rumah tersebut.dengan perlahan ku hirup teh itu.
“kamu bisa tinggal di sini untuk sementara…”
“ha…??? Tapi…”jawab ku kaget
“apa kamu masih punya uang untuk menyewa sebuah penginapan???”
   “yup….tadi aku sudah bercerita sedikit alas an mengapa aku sampai terdampar dan nyasar ke tempat tadi yang di sebab kan pencopet gila yang gak mikir dulu sebelum nyopet.”
Dan Kata-katanya membuat ku berfikir ulang tentang tawarannya tadi.
sehingga dengan cepat aku langsung menganggukan kepala yang artinya aku menerima tawaranya.
“kamu bisa menggunakan kamar yang ada di sana…”katanya sambil menunjuk kearah kamar yang berada di bagian belakang rumahnya. “hitung-hitung sebagai tanda terimakasih dan permintamaafan ku karna sudah nabrak kamu tadi” lanjutnya .
Membuat ku hanya bisa tersenyum dengan pipih yang memerah karna malu ditambah lagi karna ge.er.
 “oh ya perkenalkan nama ku kim chang min kamu bisa panggil aku chang min atau pun Max..”
“Max?????” kata ku kaget…
“iya…??!”
“kamu Max???Max oppa??? Member tvxq????kamu Max???” Tanya ku takjub
“iya….kamu Cassiopeia kan???”tanyanya kembali. [Cassiopeia= sebutan untuk fans TVXQ]
“beneran???kamu Max??” Tanya ku masih tak percaya
“iya beneran….”
   Senyum yang amat manis dan bersahabat pun terlihat di wajahnya membuat ku yakin dialah Max orang yang ku cari selama ini,ia yang menjadi impian ku,dan dia sang idola yang membuat ku jatuh cinta padanya selama ini. Dan dia juga lah yang membuat ku berada di sini bersamanya.                            

Tidak ada komentar:

Posting Komentar